Alumni

Alumni Teknik SipilAlumni Teknik Lingkungan

Adi Nugroho (S’96)

Tercatat sebagai mahasiswa Teknik Sipil angkatan 1996, menamatkan pendidikan sarjana tekniknnya selama 4,5 tahun. Kegiatan yang dilakukan selama menjadi mahasiswa banyak dilakukan di dalam maupun di luar kampus. Antara lain dalam bentuk kerja sosial, menjadi penyiar radio dan menjadi peserta Kontes Abang & None DKI Jakarta serta terpilih menjadi Abang DKI Jakarta 2000. Kiprahnya yang banyak dikenal adalah sebagai “entertainer”.

Kerja praktek sebagai bagian kuliah dilaksanakan di daerah Semanggi. Ada dosen favorit nya semasa kuliah yaitu Pak Yuskar Lase, tugas akhir dipilih dalam bidang Limbah. Masa pelaksanaan kegiatan professional setelah lulus menjadi ST, lebih banyak dan lebih dikenal sebagai Entertainment seperti Presenter, Aktor dan dunia sekitarnya. Dunia kerja teknik sipil dilaluinya dengan profesi kontraktor di salah satu perusahaan di Jakarta selama dua tahun. Saat ini sedangmengembangkan usaha restaurant yaitu Sushi Miyabi dan mulai merintis hal baru dengan menjadi Developer.

Kesan yang mendalam dan menjadi bagian pelajaran hidup berawal dari masa kuliah. Berdasarkan pengalamannya, kepada mahasiswa Departemen Teknik Sipil UI diharapkan untuk terus menggali soft-skills selama kuliah karena akan berguna di saat nanti bekerja.

Shahnaz Haque (S’90)

Tercatat sebagai mahasiswa angkatan 1990, pada semester ketujuh memilih Teknik Penyehatan dan Lingkungan, lulus 1996. Kuliah di FT adalah‎ kawah candradimuka dan sebagai mengasah menjadi emas, karena kepintaran itu datang Tuhan, dan sekolah menjamin menjadi lebih pintar. Teman kuliah beragam mewakili daerah asal, kelompok sosial dan kelompok PMDK atau SIPENMARU, berkumpul kompak. Mahasiswi Sipil masih sedikit, kuliah itu menyenangkan sekaligus  tekanan dan menjadi bekal kehidupan. Beberapa dosen sebal karena banyaknya kegiatan shooting akibat kuliah diselingi kegiatan di TV. Pernah berkarya di kantor lingkungan hidup di Departemen Kelautan dan Perikanan tahun 1999, menjadi petugas hubungan masyarakat Ikatan Ahli Teknik Penyehatan‎ dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) (2010), bergabung pada organisasi limbah serta mengeliminasi polusi. Suasana seperti ikan masuk ke air.

Bekerja  menjadi utuh dan seimbang dengan cara kerja kedua belahan otak. Karier didunia TV dan panggung, punya “nilai” berbeda sebagai hasil dari tempaan sebagai anak buah “brigade 04” alias anak Teknik. Sedikitnya perempuan di bidang ini berdampak positif bagi kaum hawa untuk berprestasi dan sukses. Du‎nia engineering bukan ranah khusus laki-laki., industri dengan teknologinya tidak menuntut seseorang go beyond gender. Sifat dan karakter khas perempuan dibutuhkan seperti dedikasi, lebih dipercaya dan teliti. Berhadap berkarya di dunia teknik, bidang lingkungan Indonesia. Pola berfikir taktis kecerdasan emosi kecerdasan ‎otak, struktur bicara serta cara memecahkan masalah, semuanya warisan Fakutas Teknik. Sesudah kecerdasan otak, kecerdasan emosi kunci kesuksesan, dan menjaga cara pandang agar tetap positif menjadikan pikiran tenang dan bahagia. Carpe diem, jalani hidup yang indah”.

 

William Koven (L’11)

Berkuliah di Universitas Indonesia membuat saya berkesempatan untuk mengikuti research internship yang merupakan kerjasama antara universitas dan perusahaan Taiheiyo Cement Corporation selama 7 bulan di Jepang. Meskipun waktu lulus saya harus diundur namun pengalaman di Jepang sungguh sangat berharga. Di sana saya mengalami kehidupan kerja yang sangat ketat dan beradaptasi dengan budaya baru yang berbeda dengan di Indonesia. Pengalaman seperti ini membuat saya semakin open minded, percaya diri, disiplin, dan lebih menghargai waktu.

Selain mendapatkan kemampuan soft skill, saya juga mendapatkan pengetahuan-pengetahuan ilmiah yang luar biasa tentang komposisi kimia, mineral, dan kekuatan semen. Research skill juga saya kembangkan selama magang tersebut. Pekerjaan penelitian di laboratorium canggih di sana juga menambahkan pengetahuan yang tak ternilai selama di sana. Ilmu terkait semen tersebut membantu saya untuk memahami lebih mendalam iltmu teknik lingkungan di UI yang lebih terkait konstruksi infrastruktur pengolahan air dan sampah. Hasil teknis dan soft skill dari kegiatan research internship ini sungguh menjadi bekal saya ketika saya mancari pekerjaan dan juga bekerja.

Kegiatan selama di sana juga bukan selamanya mulus tetapi juga merupakan tantangan. Minggu pertama hingga minggu ketiga saya mulai dengan memperdalam ilmu tentang semen dan standar-standar yang digunakan. Minggu-minggu berikutnya saya mengunjungi tambang batu
kapur dan pabrik semen Taiheiyo. Setelah semua ilmu lengkap, penelitian pun dimulai. Penelitian
banyak melibatkan pekerjaan laboratorium, saya bisa selama 8 jam berada di laboratorium dan
merasa masih banyak yang harus dikerjakan. Di akhir progam ini, hasil kerja keras saya terbayar,
saya menyelesaikan penelitian dengan baik.

Selain kegiatan penelitian, saya juga banyak berkegiatan di luar, seperti kelas bahasa
Jepang, bersosialisasi dengan teman-teman internasional, marathon, dan mengikuti kegiatan gereja
di Jepang. Jadi jika ditanyakan manfaat apa yang saya dapatkan dari program ini, saya dapat
berkata program ini membuat saya menjadi manusia yang vibrant, open minded, confidence, dan
resourceful.